Choose Your Language
    English Dutch
    Who's Online
    We have 5 guests online
    Shout Box
    !Warning! JavaScript must be enabled for proper operation.
    Guest Richman says:
    2010-07-11 04:22:30
    Ketika seorang gembala ora ngurusi weduse.. opo...yo..bener
    Guest bontang says:
    2010-05-17 15:41:50
    HAI...orang-orang yang beriman...Yang TIDAK Beriman Tidak HAI....
    Guest bontang says:
    2010-05-17 14:10:10
    ALHAMDULLILAH....
    Guest youth says:
    2010-05-16 06:06:02
    saat ini penyesat2 & kuasa2 gelap semakin aktif berusaha untuk menjerumuskan anak2 Tuhan.. karna itu saya rindu untuk mendapatkan pemahaman alkitab yang benar & informasi terhadap kegiatan2 kuasa gelap, agar kita semua dapat mengantisipasi dan tetap waspada dari serangannya.. semoga iman kita selalu di teguhkan oleh Roh Kudus, Amin!
    Guest Administrator says:
    2010-04-10 02:16:48
    Iwoel.... awas netes.... hahahahah... dah tak approve...
    CB Login
    CB Online
    None
    Yahoo Messenger

    Obtener Plugin Flash para visualizar este reproductor

    Visitors Counter
    mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
    mod_vvisit_counterToday119
    mod_vvisit_counterYesterday244
    mod_vvisit_counterThis week702
    mod_vvisit_counterThis month1855
    mod_vvisit_counterAll67960
    There are no translations available.

    Sudut pandang kita menentukan kualitas dari apa yang kita lihat

    Home About GKSBS

    Latest News

    Profil GKSBS

    There are no translations available.

    Salib adalah lambang identitas Gereja Yesus Kristus. Daun cengkeh tujuh lembar warna hijau tua dan muda adalah lambang dari berdirinya Sinode GKSBS yang dimulai dengan tujuh klasis pada tahun 1987, yaitu: Klasis Palembang, Belitang, Bandarjaya, Seputih Raman, Metro, Sri Bhawono dan Tanjungkarang. Sedangkan empat garis warna biru di bawah gambar cengkeh adalah melambangkan identitas keberadaan GKSBS di wilayah Sumbagsel yang terdiri dari empat Propinsi yaitu Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi. Itulah sebabnya GKSBS dalam identitas dirinya tidak melandaskan diri sebagai gereja suku, tetapi menjadi gereja daerah di wilayah Sumatera Bagian Selatan yang beragam suku, dan latar belakang budayanya.

     

    GEREJA KRISTEN SUMATERA BAGIAN SELATAN
    (GKSBS)

     

    Gereja yang kini bernama Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS) memiliki latar belakang sejarah yang panjang. Bermula dengan adanya orang-orang Kristen dari pulau Jawa yang mengikuti program transmigrasi (kolonisasi) mulai pada tahun 1936. Dua tahun kemudian, yaitu tahun 1938 Sinode Gereja Kristen Jawa (GKJ) terpanggil untuk melayani mereka dan mengirimkan para pelayannya ke Sumatera Bagian Selatan.
    Pada tahun 1971 Sinode GKJ mulai mempersiapkan kemandirian gereja yang dilayaninya di ‘Tanah Seberang’ yang ketika itu bernama Sinode GKJ Wilayah I di Sumatera Bagian Selatan. Arah kemandirian itu diwujudkan dengan melakukan program-program pembinaan yang intensif, perkunjungan-perkunjungan ke wilayah pelayanan dijadualkan secara teratur sampai dengan tahun 1987. Usaha-usaha itu diberkati Tuhan dan menghasilkan buah. Pada sidang XVIII Sinode GKJ di Yogyakarta tanggal 6 Agustus 1987 persidangan itu memutuskan bahwa Sinode GKJ Wilayah I di Sumatera Bagian Selatan dinyatakan mandiri dan menjadi Sinode sendiri dengan nama: Gereja-gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (disingkat GKSBS). Pada awal kemandiriannya itu, Sinode GKSBS masih menggunakan Tata Gereja GKJ .
    Pada sidang IV Sinode GKSBS tanggal 26-29 Agustus 1996 di Bandar Lampung, GKSBS mengesahkan Tata Gereja/Tata Laksana GKSBS; . Serentak dengan disahkannya Tata Gereja/Tata Laksana GKSBS, maka nama Gereja-gereja Kristen Sumatera Bagian Selatanmenjadi Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan. Pemerintahan Gereja (secara teologis) adalah Kristokrasi, dan sebagai organisasi yang bersifat/berbentuk gereja pemerintahan gereja GKSBS adalah “Prebisterial Sinodal” yang didalamnya menekankan pentingnya kebersamaan dalam hal dana sesuai amanat musyawarah Majelis Sesinode 1987 dan Sidang I Sinode GKSBS. 
    Pada Sidang Sinode VIII Sinode GKSBS tanggal 23-26 September 2005 di Bengkulu pada (Artikel 12 :  Liturgi Kontektual) yang didalamnya termuat tentang pelayanan perjamuaan kudus untuk anak  yang mulai diberlakukan sejak disetujui oleh Sidang Sinode VIII.

    Mengenai hubungan dan kerjasama oikoumenis di Indonesia, pada Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL PGI) di Kendari tanggal 20-27 April 1988, Sinode GKSBS telah diterima menjadi anggota PGI dan tercatat dengan nomor anggota 58.

     

    Sampai kini pertumbuhan GKSBS tercatat menjadi 85 Jemaat Dewasa, 0 Calon Jemaat, yang dihimpun dalam 13 Klasis yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Bagian Selatan dengan 85 tenaga aktif sebagai Pendeta dan Calon Pendeta .

     

    VISI SINODE GKSBS

    Gereja Daerah yang memiliki spiritualitas Hamba Allah yang setia, yang peduli terhadap masalah sosial dan hak asasi manusia, solider dengan mereka yang lemah bersama dengan para pihak mewujudkan masyarakat sipil dan dunia yang berpengharapan. (dokumen renstra GKSBS 2002 – 2010)

     

    ISU yang digarap :

    Pengentasan Kemsiskinan (Eradicating Poverty)
    Impact : “ Terbangun sejumlah Komunitas alternartif dengan Modal sosial yang kuat untuk mengatasi kemiskinan

    Identitas dan Pluralitas (Identity In Plurality)
    Impact : “Terbangun dialog kerjasama Organisasi-organisasi Masayarakat Sipil di Sumatera Bagian Selatan dengan penghargaan yang mendalam atas identitas masing-masing”

    Penguatan Lembaga (Capacity Building)  
    Impact :”Ada sejumlah organisasi masyarakat sipil yang memiliki pendekatan yang sistematis untuk merencanakan dan mengembangkan nilai-nilai di Masyarakat untuk menghapus kemiskinan”

    Lembaga Sinode GKSBS dijalankan oleh 13 perwakilan dari Klasis-Klasis serta Pengurus Harian  terdiri dari Ketua (Pdt. Dwi Djanarto,S.Th), Sekretaris (Pdt.Bambang Semedi,S.Th) Bendahara(Vierda Budi setiyono). Dan sebagai suporting Program MPS membentuklah Badan Pembantu  yaitu LITBANG.

     
    English (United Kingdom)