There are no translations available.
|
2012 KIAMAT...???
Oleh : Nugroho Iman Panuju
Jemaat GKI Menteng, Jakarta

Buku ini merupakan kumpulan tulisan yang mencoba menjelaskan isu-isu seputar 2012 dari berbagai sudut pandang, yaitu: spiritual, ekonomi, ekologi dan ilmu pengetahuan. Walaupun demikian menurut saya, pembahasan dalam buku ini hanya merupakan tinjauan dari sudut pandang astrologi (bukan astronomi) / metafisika (bukan fisika) dan pandangan-pandangan Gerakan Zaman Baru (New Age Movement)
Pada akhirnya, buku ini mencoba menyampaikan 3 gagasan sentral, yakni:
- 21 Desember 2012 bukanlah kiamat, tapi hanya sebuah milestone untuk transformasi ke sebuah jaman baru / new era.
- Himbauan kepada orang-orang Amerika (USA) untuk berubah dari pola pikir yang egosentris / konsumtif dan korup kepada pola pikir yang lebih peduli pada isu-isu kemanusiaan, spiritual dan lingkungan hidup. Tentu saja dalam koridor nilai-nilai Gerakan Zaman Baru.
- ‘Dakwah’ nilai-nilai Gerakan Zaman Baru
Kiamat 21 Desember 2012
21 Desember 2012 hanyalah akhir dari siklus panjang kalender (bangsa) Maya yang mempunyai satuan-satuan:
1 kin = 1 hari
1 uinal = 20 hari
1 tun = 360 hari
1 katun = 7 200 hari ( 19,7 tahun)
1 baktun = 144 000 ( 394,26 tahun)
Literatur / folklor Maya merekam satuan waktu yang terbesar adalah 13 baktun atau 5 125,36 tahun. Periode 13 baktun inilah yang akan berakhir pada 21 Desember 2012. Setelah itu? Tidak tahu. Tidak ada catatan yang spesifik. Yang ada hanyalah penafsiran-penafsiran para tokoh / jurubicara Gerakan Zaman Baru yang mencoba memberi makna akan 21 Desember 2012 sebagai sebuah milestone yang penting. Sebuah titik transformasi bagi peradaban manusia untuk menuju peradaban yang lebih tinggi / tercerahkan.
Peran kalender pada masyarakat purba
Pada umumnya peran kalender / astronomi sederhana pada masyarkat purba berkaitan dengan pertanian. Kalender merupakan pedoman bagi masyarakat petani purba untuk mengetahui kapan musim tanam dimulai, kapan panen dan waktu-waktu lainnya untuk pengolahan ladang / kebun. Contoh yang jelas dalam hal ini adalah kalender Jawa / Wuku, Kalender Imlek dan Kalender Yahudi.
Dalam perkembangan selanjutnya sebagai pengingat (dalam konteks masyarakat yang belum mengenal tulisan sebagai sarana pencatatan) tanggal-tanggal penting dalam kalender dimaknai secara spiritual yang diperingati dengan memberikan sesaji / sembahyang atau hari-hari raya / peringatan (misal: Pentakosta, Tahun Baru Imlek dan Cap Go Mek). Pemaknaan spiritual atas kalender / posisi bintang dan planet yang akhirnya berkembang menjadi apa yang kita kenal sebagai astrologi (misal: Primbon Jawa).
Astrologi inilah yang kemudian di-explore lebih lanjut oleh mereka para juru bicara Gerakan Zaman Baru dengan pemaknaan baru yang coba mereka sebar luaskan (Misal: The Tao of Marketing, Konsep Kesehatan Menurut Ayurveda) .
Pernyataan NASA
- Ramalan kiamat pada 21 Desember 2012 salah dan menyesatkan.
- Kalender Maya menyelesaikan satu siklus panjang dan akan memulai siklus yang baru seperti halnya pergantian akhir tahun 31 Desember ke tahun baru 1 Januari
- Nibiru, benda luar angkasa yang dikatakan akan bertabrakan dengan bumi sama sekali tidak ada
- Tidak ada kejadian astronomi yang luar biasa / mengerikan antara tahun 2010 hingga 2012 . Tentang adanya peningkatan aktivitas matahari seperti dilaporkan, hal itu adalah normal dan tidak ada peningkatan luar biasa (di luar batas-batas kenormalan)
- Pengaruh gravitasi yang signifikan yang mampu mempengaruhi kejadian-kejadian di bumi hanya berasal dari matahari dan bulan.
Pendapat Premana W. Premadi, Ph.D
- Tanggal 21 Desember 2012 adalah akhir dari baktun ke 13 yang akan berlanjut dengan memasuki baktun ke 14 dan seterusnya. Namun ada kelompok-kelompok tertentu yang memanfaatkan tanggal istimewa itu dengan membuat hoax akan adanya berbagai bencana dan menjadikannya sebagai akhir jaman.
- Tentang Planet Nibiru. Planet (asteroid?) Nibiru adalah benda langit menurut mitologi bangsa Sumeria. Jadi tidak ada kaitannya dengan mitologi bangsa Maya. (Satu di Asia dan satu lagi di Amerika Tengah). Jika Planet Nibiru memang ada dan akan menabrak bumi di tahun 2012 maka benda langit itu sudah terlihat di teleskop.
- Mengenai konfigurasi tata planet yang segaris, dikatakan bahwa tidak akan ada konfigurasi tata planet segaris dalam waktu dekat. Jika ada itupun hanya akan terjadi sesaat yang tidak akan berpengaruh terhadap gravitasi bumi.
- Tidak ada bukti-bukti yang mendukung bakal terjadi katastrofi pada 21 Desember 2012.
Teori UFO
Segelintir dari mereka yang termasuk dalam Gerakan Zaman Baru mempercayai bahwa kebudayaan Indian kuno di Amerika Tengah dan Amerika Selatan serta Mesir kuno di intervensi oleh “makhluk cerdas dari luar angkasa / extra terestrial intelligence (ETI)” sehingga menghasilkan peradaban maju yang merupakan lompatan kuantum pada jamannya. Sebagai contoh adalah Piramida di Mesir dan Amerika Tengah dan Amerika Selatan serta Kalender Maya. Contoh lain dari pengaruh teori ini adalah penafsiran terhadap pengangkatan Elia ke Surga dengan “kereta yang berapi-api” yang ditafsirkan sebagai pesawat luar angkasa / roket. Kisah Sodom dan Gomora dikatakan sebagai ledakan bom nuklir yang dilakukan oleh alien / SETI. Dua malaikat yang menemui Lot ditafsirkan sebagai alien / SETI yang melakukan survey pra ledakan. Juga ‘penglihatan-penglihatan yang dilukiskan di kitab Yehezkiel’ sebagai UFO.
Akibatnya simbol-simbol yang menyertai kalender Maya ditafsirkan sebagai simbol-simbol galaktika, planet-planet, pesawat ruang angkasa dan ramalan-ramalan kemungkinan kedatangan kembali UFO untuk memberikan pencerahan ‘lanjutan’ bagi umat manusia. Dan apabila teori-teori astronomi masa kini tidak bisa memberikan penjelasan atas teori mereka dikatakan bahwa “ilmunya belum sampai” atau dibawah kemampuan iptek para UFOwan yang datang ke bumi, sebagai pembenaran atas teori-teori metafisika mereka.
Teori Konspirasi
Walaupun NASA dan lembaga-lembaga riset astronomi internasional menyanggah semua teori kiamat pada 21 Desember 2012, namun banyak juga orang yang menyatakan bahwa para ilmuwan tersebut berbohong. Ini akibat sebagian orang percaya adanya teori konspirasi (seperti digambarkan pada film 2012) bahwa pemerintah dan lembaga-lembaga tersebut menutupi keadaan yang sebenarnya guna menghindari kepanikan penduduk dunia. Pada akhirnya hanya orang yang punya duit dan kekuasaan dan sedikit ilmuwan yang akan diselamatkan melalui “bahtera” atau pesawat ruang angkasa (film 2012) atau bunker raksasa, atau keperkasaan pemerintah / presiden USA yang mampu menyelamatkan warga negaranya dari bencana tsb (film 2012, Deep Impact, Armagedon, The Day After Tomorrow, Independence Day, dsb).
Contoh teori konspirasi yang dipercaya orang banyak adalah kemampuan AS mendaratkan manusia di bulan pada tahun 1969 dengan pertimbangan bahwa teknologi pada waktu itu belum mampu melakukan hal itu. Namun demi menjaga gengsi AS dalam perlombaan wahana ruang angkasa pada waktu itu, maka dibuatlah konspirasi antara NASA dan studio-studio film Holywood untuk memproduksi dan menyiarkan film tentang pendaratan manusia di bulan.
Gerakan Zaman Baru dan nilai-nilainya
Gerakan jaman baru mulai berkembang di Amerika (USA) sejak tahun 1960-an, dimana berbagai gerakan atau revolusi bermunculan seperti revolusi sex (Masters and Johnson), gerakan Hippies, dll. Gerakan Zaman baru muncul sebagai reaksi atas kemakmuran / keberhasilan ekonomi di Amerika di satu pihak dan kekeringan spiritualitas di pihak lain. Dalam kondisi seperti ini gereja tidak mampu memberikan jawab atas persoalan-persoalan spiritualitas. Gereja dianggap telah hilang kewibawaannya. Dalam situasi seperti ini ‘ditemukanlah’ spiritualitas “Timur” yang eksotis yang penuh dengan ‘nilai-nilai spiritualitas’ dibanding dengan Kekristenan (baca = Protestanisme) yang lebih kognitif namun kering secara spiritual serta miskin simbol-simbol dibandingkan dengan (misalnya) Taoisme, Hinduisme, Budhisme India, Budhisme Tibet, Budhisme Zen Jepang, dll.
Era 60-an juga merupakan era eksplorasi ruang angkasa juga menghasilkan program SETI (Search for Extra Terestrial Intelligence) baik secara ilmiah (misal Radiotelescope di Arecibo, Puerto Rico) maupun berbagai teori UFO dengan jurubicaranya Erich von Daniken, menghasilkan teori-teori spiritual yang dikaitkan dengan inteligensia yang lebih tinggi dari makhluk luar angkasa (ETI).
Dalam situasi yang semacam inilah lahir spiritualitas zaman baru yang lahir dari atheisme (perlawanan terhadap gereja) dan penafsiran baru terhadap spiritualitas Timur yang menghasilkan konsep-konsep seperti transformasi spiritual, kesadaran baru, kesadaran yang lebih tinggi, astrologi baru, energi alam semesta, pancaran energi, dsb. Pada akhirnya spiritualitas jaman baru mengharapkan tercapainya suatu utopia tata dunia baru yang damai dimana tidak ada lagi peperangan, kejahatan, penderitaan, kesakitan, kelaparan dan pada akhirnya tidak ada lagi kematian karena manusia bertransformasi ke status yang lebih tinggi yang tidak lagi dikuasai kematian (konsep Shambala menurut James Redfield atau Shang Ri La seperti dilukiskan dalam film The Lost Horizon).
Dalam perkembangannya para jurubicara Gerakan Zaman Baru ini sangat giat ‘berdakwah’ melalui berbagai media, terutama buku, koran, majalah, novel, komik (novel grafik), video, pusat pelatihan, program televisi, film dan internet. Jadi sadar atau tidak seringkali kita terkondisikan atau terkontaminasi(?) akan gagasan-gagasan gerakan jaman baru ini karena kuatnya pengaruh mereka dalam media massa. Dalam film 2012 jurubicara Gerakan Zaman Baru diwakili oleh karakter Charlie seorang Hippie yang peduli lingkungan hidup dan bencana kerusakan alam yang mengancam kelangsungan hidup / daya dukung planet bumi.
Dakwah Gerakan Zaman Baru: Film, buku-buku 2012, implikasinya, dll
Jadi, jika memperhatikan kajian-kajian di atas, maka ‘dicurigai’ bahwa film dan buku-buku tentang 2012 merupakan “media dakwah” Gerakan Zaman Baru untuk menyebarkan gagasan-gagasan mereka, tetapi sekaligus juga merupakan “kegiatan bisnis” antara lain:
- Ajakan kepada orang-orang Amerika (USA) – khususnya dan seluruh penduduk bumi pada umumnya - untuk hidup lebih sehat, lebih peduli pada masalah-masalah kemanusiaan, mengupayakan perdamaian dunia, mengurangi kekerasan (pacifism) lebih memperhatikan kelestarian lingkungan hidup, dll (Wawasan ideal / dakwah)
- Mempertanyakan ilmu pengetahuan modern dan membandingkannya dengan metafisika dan pada pihak lain mempopulerkan food suplemen, pusat pelatihan spiritual / holistik, dsb. Memperkenalkan konsep / teori-teori konspirasi, yang membuat orang jadi kuatir dsb yang pada akhirnya mencari solusi pada pusat-pusat pelatihan dan buku-buku yang mereka tawarkan, gaya hidup, dll yang pada akhirnya berujung pada bisnis jutaan / milyaran dollar. (Wawasan bisnis dan wawasan dakwah).
- Trik bisnis dengan menciptakan ‘special events’, misalnya “Isu Y2K” yang sempat memanipulasi logika orang banyak demi bisnis jutaan dollar. Isu 21 Desember 2012, biasa ditulis 12-21-12 adalah special event dengan memanfaatkan kombinasi angka yang bagus seperti halnya “Year 2000 – The New Millenium” yang bisa dimanfaatkan menjadi event bisnis global yang bernilai jutaan / milyaran dollar. Contoh: Film 2012. Kesalahan ala “New Millenium 2000” kembali terulang pada pergantian tahun 2009 ke 2010 demi bisnis jutaan / milyaran dollar seperti dilaporkan oleh Kompas, pada edisi Sabtu, 2 Januari 2009, hal 9, dengan judul “Dekade Baru disambut”. Padahal dekade baru semestinya baru dimulai tahun depan. (Wawasan bisnis).
- Dakwah nilai-nilai Gerakan Zaman Baru melalui film-film seperti 2012, serial Indiana Jones, serial Star Wars, ETI, Encounter of the 3rd kind, Star Trek, dsb. Dakwah melalui novel, misalnya trilogi novel James Redfield: The Celestine Prophecy, The Tenth Insight dan The Secret of Shambala. Dakwah melalui buku, misalnya: Gregg Braden, et al, The Mistery of 2012, Prediksi, Ramalan, dan Kemungkinan. Bahkan kegiatan dakwah ini dicurigai juga merambah wilayah anak-anak seperti melalui komik / serial tv kartun Naruto yang memperkenalkan konsep cakra, Hunter X Hunter yang memperkenalkan konsep Nen (tenaga dalam) dan yang terakhir yang sedang populer adalah Avatar, The Adventure of Aang, The Last Air Bender. Dll. (Wawasan dakwah).
Catatan Akhir
Sebagai catatan akhir saya ingin mengutip pendapat Dr. Carl Raschke dari Universitas Denver sbb:
“Ungkapan falsafi / agamawi Gerakan Zaman Baru sering dikacaukan dengan humanisme sekular dari masa lalu. Kendati terdapat sejumlah kemiripan, Gerakan Zaman Baru sama sekali tidak sama dengan sekularisme, juga dengan mistisisme Timur, walau ia banyak meminjam banyak hal dengan bebas dari sumber-sumber tersebut. Gerakan Zaman Baru adalah campuran dari agama-agama Timur, psikologi humanistik, takhyul, perdukunan purba dan perdukunan abad pertengahan dan pantheisme berhala. Ia juga mewakili upaya yang gigih untuk memadukan semua sains dan sains-semu, pengetahuan dan pengetahuan-semu, kepercayaan dengan muslihat untuk menciptakan masyarakat utopis.”
Karena itu Gerakan Zaman Baru secara fundamental bertentangan terhadap setiap keyakinan Kristiani. Namun demikian harus diakui juga bahwa faham Gerakan Zaman Baru telah merembes juga ke dalam banyak gereja Kristen, baik Protestan, GKR, baik liberal maupun konservatif, Injili, Pentakostal, Kharismatik. Sebuah contoh, “… bahwa doa paling efektif diantara semua doa terstruktur bukanlah doa sebagai permohonan, melainkan sebagai suatu afirmasi.” Oleh karena baiklah kalau kita mewaspadai gejala-gejala ini.
Berkaitan dengan isu-isu kiamat yang berkaitan dengan isu-isu astronomi seperti tabrakan dengan komet, meteor dsb, baiklah kita memperhatikan pernyataan Dr. Carl Sagan – seorang ahli astronomi ternama – yang berkata (beberapa tahun yang lalu), "Extraordinary claims require extraordinary evidence." ***
Last Updated (Thursday, 21 January 2010 12:30)


















