There are no translations available. Jadi akhirnya saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, PIKIRKANLAH SEMUA ITU! (Filipi 4 : 8) |
Gerakan Jaman Baru (New Age)
Beberapa waktu yang lalu kita semua sempat dibuat penasaran oleh film produksi Hollywood tentang kiamat. dengan cepat Film 2012 menjadi perbincangan dan diskusi yang menarik. Berbagai analisispun bermunculan, termasuk yang mengatakan bahwa 2012 adalah sebuah skenerio konspirasi dan merupakan salah satu publikasi gerakan jaman baru (NEW AGE). Saya pribadi penasaran dengan gerakan ini. bagaimana ajarannya dan karakteristiknya. Untuk itu saya mencoba menuangkan artikel tentang gerakan ini yang saya ambil dari www.osdir.com. Silahkan bagi yang tertarik untuk mengadakan diskusi dengan cara meninggalkan comment pada artikel ini. terimakasih
New Age adalah sebuah kecenderungan beragama yang sedang terjadi di masyarakat, terutama masyarakat Barat. Walaupun mendapat tentangan dari para pemuka agama formal, gerakan New Age tidak mengalami stagnasi bahkan semakin berkembang dari waktu ke waktu. Aneka publikasi dan buku tentang New Age diterbitkan dan mendapat respon yang baik dari masyarakat. Bahkan, New Age telah menjadi sebuah kategori dalam sikap bertuhan sehingga toko-toko buku menempatkan buku-buku New Age dalam sebuah kelompok di luar kelompok agama-agama yang sudah mapan.
Di Indonesia, gerakan New Age baru mulai menggeliat. Selain di kota-kota besar, gerakan ini juga mulai menyebar di kota kecil, semisal komunitas Sambhala yang ada di kota Pekalongan dan secara tegas menyatakan dirinya sebagai bagian dari gerakan New Age. Selain dipopulerkan melalui pelatihan di kelompok-kelompok spiritual lintas agama, perkembangan New Age di Indonesia juga didorong oleh kehadiran novel spiritual ?Celestine Prophecy? karangan James Reidfield. Celestine Prophecy adalah salah satu buku populer yang menggambarkan prinsip-prinsip spiritual sebagaimana yang diyakini para New Agers dan pada saat ini banyak digunakan sebagai rujuk-an dalam pelatihan-pelatihan spiritual di Jakarta. Sebenarnya, New Age sendiri adalah sebuah gerakan keagamaan yang sangat luas dan tidak homogen. Gerakan ini dibentuk oleh gerakan individu yang heterogen yang berbagi keyakinan atau pandangan dunia yang sama tentang berbagai isu. Pada awal kemunculannya di Amerika, gerakan ini dipicu oleh apa yang dipersepsi sebagai kegagalan Kristen dan Humanisme Sekuler untuk memberikan petunjuk spiritual dan etik untuk masa depan. Berbeda dengan sebagian besar agama formal semacam Islam, Kristen, Yahudi, Hindu, Buddha; New Age tidak mempunyai kitab suci, organisasi terpusat, keanggotaan, ritual khusus, ataupun dogma. Mulai populer di Amerika sejak tahun 1970-an, gerakan New Age merupakan gerakan spiritual yang mengalir bebas di mana pelaku (practitioners) dan orang-orang yang meyakininya (believers) menjalin komunikasi longgar satu sama lainnya tanpa sebuah ikatan formal yang mengikat. Sebagai ganti ibadah formal dan ritual agama, para pengikut New Age berinteraksi melalui buku, seminar, workshop, atau pelatihan. Tidak ada sebuah keyakinan yang seragam diantara para pengikut New Age. Tetapi ada beberapa keyakinan dasar yang diyakini oleh banyak pengikut New Age dan sering digunakan sebagai alat pengelompokan gerakan New Age. Wal aupun begitu, tidak ada paksaan bagi para pengikut New Age untuk memilih keyakinan dan praktek yang paling sesuai dengan diri mereka. Fleksibilitas memilih ?dogma? dan ?ritual? itulah yang menjadi ciri utama gerakan New Age. Diantara keyakinan dasar para pengikut New Age yang sering membuat ikatan diantara mereka adalah:


















