Choose Your Language
    English Dutch
    Who's Online
    We have 2 guests online
    Shout Box
    !Warning! JavaScript must be enabled for proper operation.
    Guest Richman says:
    2010-07-11 04:22:30
    Ketika seorang gembala ora ngurusi weduse.. opo...yo..bener
    Guest bontang says:
    2010-05-17 15:41:50
    HAI...orang-orang yang beriman...Yang TIDAK Beriman Tidak HAI....
    Guest bontang says:
    2010-05-17 14:10:10
    ALHAMDULLILAH....
    Guest youth says:
    2010-05-16 06:06:02
    saat ini penyesat2 & kuasa2 gelap semakin aktif berusaha untuk menjerumuskan anak2 Tuhan.. karna itu saya rindu untuk mendapatkan pemahaman alkitab yang benar & informasi terhadap kegiatan2 kuasa gelap, agar kita semua dapat mengantisipasi dan tetap waspada dari serangannya.. semoga iman kita selalu di teguhkan oleh Roh Kudus, Amin!
    Guest Administrator says:
    2010-04-10 02:16:48
    Iwoel.... awas netes.... hahahahah... dah tak approve...
    CB Login
    CB Online
    None
    Yahoo Messenger

    Obtener Plugin Flash para visualizar este reproductor

    Visitors Counter
    mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
    mod_vvisit_counterToday124
    mod_vvisit_counterYesterday244
    mod_vvisit_counterThis week707
    mod_vvisit_counterThis month1860
    mod_vvisit_counterAll67965
    There are no translations available.

    (Appreciative Inquiry): kita harus membebaskan pikiran kita dari hal-hal yang tidak baik agar hanya kebaikanlah yang tersisa dalam pikiran kita. Dan bila hanya kebaikan yang mengisi pikiran kita maka baiklah pengertian kita.

    Home

    Latest News

    Exposure Sinode GMIM Ke GKSBS

    There are no translations available.

    Departemen  Fungsional Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) adalah  salah satu  bidang pelayanan yang  melaksanakan tugas perutusan  gereja kepada  jemaat  dalam keanekaragaman profesi dan  dunia kerja. Ada sekitar 34 Kelompok Fungsional (Profesi)  dari keseluruhan warga jemaat di kalangan GMIM, terdiversifikasi   dalam  kelompok profesi konvensional  sampai kepada kaum professional dan intelektual.  Dalam keseluruhannya, jumalah terbesar  dan potensial untuk diberdayakan adalah kelompok fungsional  petani, nelayan, peternak dan buruh tidak tetap. (Sampai saat ini jumlah terbesar warga jemaat GMIM masih dalam kisaran profesi tradisionaldi atas ). Mereka menjadi tumpuan penopang pelayanan gereja

    Pada tahun ini mereka melaksanakan exposure di berbagai tempat untuk memperlengkapi wawasan dan keterampilan tenaga pelayan fungsional (pendeta, vik.pendeta, penatua, dan syamas) menyangkut aspek-aspek pelayanan kepada jemaat dan masyarakat. rombongan tiba di Metro pada tanggal 12 Pebruari pkl. 08.30 WIB yang terdiri dari 30 orang pendeta, dokter, ahli pertanian, guru dan NGO.  setelah beristirahat sejenak di Wisma Centrum GKSBS, peserta dan tim dari GKSBS langsung menuju desa Cempaka Nuban,Moroseneng. Kelompok ini memiliki alat pencacah rumput untuk pembuatan kompos dan pakan ternak diselingi dengan diskusi santai tentang pembuatan kompos dan pakan ternak, serta perbedaan pada hasil panen jika menggunakan pupuk kompos dan kimia.

    kemudian peserta langsung menuju alat penghasil bio gas  melihat bentuk kontruksi bangunan alat penbuat gas sambil mendapatkan penjelasan bagaimana proses  kotoran sapi sampai menjadi gas untuk memasak di rumah bapak Pino. Menikmati makan siang bersama masakan hasil dari ayam organik sambil diskusi dengan kelompok mandiri energi sekitar suka dukanya berkelompok dan bagaimana nmenggerakkan kelompok membangun dan menggunakan limbah ternak sapi untuk dijadikan gas untuk memasak. “kami bangga kelompok kami menjadi tempat belajar banyak teman dari lain tempat bahkan sekarang dari Minahasa, ini merupakan suatu kehormatan bagi kami” ungkapbapak Deki dalam acara diskusi di halaman  rumah bapak Pino. Dari teman-teman GMIM juga berbagi teori  bagaimana menanam kacang kacang tanah yang tiap batang bisa menghasilkan 120an biji kacang

    Dari Moroseneng, peserta langsung menuju desa Metro Kibang diperkenalkan dengan herbisida, kompos, fungisida, insektisida, pembuatan dan penyediaan benih padi dan jagung yang semuanya adalah organik. kemudian peserta melihat langsung cabe dan jagung yang ditanam dengan dipupuk dengan pupuk organik serta membandingkan dengan tanaman yang dipupuk dengan pupuk kimia. Diskusi sekitar pembuatan dan asal-muasal pembuatan pupuk,obat-obatan organikdi fasiltasi oleh bapak Firman Muntako

    Sebelum pulang pada sore hari itu juga, peserta berkumpul kembali di Wisma Centrum, untuk bersama-sama berdiskusi dengan tim GKSBS tentang pendekatan modal sosial yang dikembangkan GKSBS dalam pelayanan masyarakat.

    *****Joe&admin*****

     
    English (United Kingdom)